web
counter

4 Jenis Partisipan Transaksi dalam Valuta Asing

Terdapat empat jenis atau empat tingkatan partisipan , pelaku transaksi dalam pasar valuta asing, yaitu :

  1. Para pengguna langsung valuta asing, yaitu para importir, ekspotir, turis dan investor yang menukar mata uang domestic atau mata uang nasional mereka menjadi mata uang valuta asing untuk membayar transaksi-transaksi internasional yang dilakukannya, serta  para pedagang dan spekulan mata uang, yaitu orang-orang, manajer investasi atau pejabat keuangan perusahaan yang sengaja memperdagangkan mata uang dalam rangka memperoleh keuntungan jangka pendek dengan membeli mata uang tertentu yang diperkirakan nilainya akan meningkat dan mejualnya pada saat nilainya sudah meningkat.
  2. Bank-bank komersial yang menjual dan membeli mata uang dari/dan kepada para pengguna tradisional valuta asing serta para pedagang dan spekulan.
  3. Para pialang, yakni badan-badan usaha yang mengatur transaksi jual beli valas senilai $1 atau lebih antara satu bank komersial dengan bank-bank lainnya.
  4. Bank-bank sentral yang setiap saat dapat melancarkan investasi terhadap pasar valuta asing dalam rangka mempengaruhi nilai mata uang nasionalnya bila dibandingkan dengan nilai mata uang dari negara-negara lain”.

            Didalam pasar valuta asing itu sendiri tidak memiliki suatu bentuk fisik yang pasti , karena pengertiannya memang lebih mengacu pada kegiatan, daripada lokasi fisik seperti pengertian pasar secara tradisional. Secara geografis, pasar valuta asing atau foreign exchange market ini menjangkau bagian dunia pada setiap harinya.

            Transaksi valuta asing yang biasanya dalam jumlah besar diawali setiap pagi di Wellington dan Sydney, bergerak ke arah Barat, ke Tokyo, Hongkong, dan Singapore, melalui Bahram, kemudian beralih ke pusat keuangan Eropa, Frankfurt, Zurich dan London, menyeberangi Atlantik dan berakhir di San Fransisco dan Los Angeles (Siamat: 1990: 178). Pada saat sore hari di Eropa, pasar dalam keadaan damai dan sangat likuid, ketika bursa di Eropa maupun wilayah pantai timur Amerika Serikat dibuka. Pada saat itu merupakan waktu yang paling baik untuk memperlancar pelaksanaan pesanan yang berjumlah besar.

Pada saat hari berakhir di California, trader di Tokyo dan Hongkong baru saja bangun untuk hari berikutnya dan memulai kembali melakukan transaksi seperti hari-hari sebelumnya.

            Pergantian dan selisih waktu di masing-masing wilayah negara, telah menyebabkan pasar valuta asing tidak pernah berhenti dalam 24 jam. Oleh karena itu, banyak bank internasional melakukan transaksi valuta asing dan memberikan pelayanan kepada nasabahnya selama 24 jam. Sebagai contoh, di beberapa negara misalnya Perancis, perdagangan valuta asing dilakukan pada tempat perdagangan resmi dengan cara open bidding. Harga penutup diumumkan sebagai harga resmi. Harga ini kemudian menjadi harga resmi yang dapat dijadikan sebagai standar dalam transaksi komersial atau melakukan investasi.

Rekomendasi Artikel: