Biologi

VIRUS

VIRUS

Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net

Penemu virus adalah Dimitri Ivanovsky (1892) dan Beyerinch (1899) yaitu virus mozaik pada tembakau.

 

CIRI UMUM

  1. terdiri dari asam nukleat (DNA/ RNA), bukan merupakan sel (tidak mempunyai membran sel, sitoplasma maupun organel).
  2. parasit obligat*
  3. merupakan mahkluk peralihan karena dapat dikristalkan

 

SIFAT VIRUS

  1. bentuk virus: bola, batang, oval, silindris, kubus, tidak beraturan, huruf T.
  2. susunan tubuh terdiri dari:

-    selubung (kapsid) tersusun dari protein, berfungsi pemberi bentuk virus dan proteksi.

-    bahan inti terdiri dari asam nukleat (DNA/ RNA)

-    kepala berbentuk segi banyak (polyhedral)

 

REPLIKASI (penggandaan materi genetik)

Pembeda

Litik

Lisogenik

ciri

Sel inang mengalami lisis/ mati

Sel inang tidak mati karena virulen

kondisi sel inang

Non virulen*

Virulen*

tahap

adsorbsi-penetrasi-replikasi/ eklifase-perakitan-lisis

Adsorbsi-penetrasi-penggabungan-pembelahan

siklus

Terhenti, karena sel inang rusak/ mati/ lisis

Dapat dilanjutkan dengan silus litik jika virulensinya hilang

Keterangan siklus litik

- Adsorbsi: penempelan (ujung ekor bakteriofage menempel pada dinding sel bakteri)

- Penetrasi: terbentuk saluran anatara virus dan bakteri sehingga asam nukleat virus masuk ke tubuh bakteri

- Eklifase/replikasi: asam nukleat virus mengambil alih fungsi kontrol DNA bakteri

- Perakitan: pembentukan virus baru

- Lisis: pemecahan sel inang dan virus yang baru terbentuk keluar dari tubuh bakteri

Keterangan siklus lisogenik

Dalam tubuh bakteri DNA virus menempel pada DNA bakteri disebut profage. Jika bakteri membelah profage ikut membelah.

PERANAN

  1. Digunakan untuk pembuatan vaksin, antitoksin dan diagnosis
  2. Virus menyebabkan bakteri patogen menjadi bakteri yang tidak berbahaya jika disisipi profage

KERUGIAN

Tabel virus dan penyakit yang ditimbulkan

Penyakit

Virus

Jenis virus

Manusia

AIDS

HIV1 dan HIV2 atau HTLV III

RNA

Cacar

Variola/ Othopox virus

DNA

Cacar air (voricela)

Voricellae

DNA

Demam berdarah

Toga virus

DNA

DBD

Dengue virus

DNA

Ebola

Virus Ebola

RNA

Flu burung

H5N1 dan Psitakosis Orniithis Clamydiosis

RNA

Hepatitis

Hepatitis A, B, C, D dan E

RNA

Herpes

Herpes virus

DNA

Kanker

Virus onkogen

DNA

Polio

Virus polio

RNA

Rabies/ anjing gila

Rhabdovirus dan Lyzzavirus

DNA

SARS

Coronavirus

DNA

Trachoom

Trachoom virus

DNA

Hewan

Kanker pada ayam

Rouse Sarcoma Virus

DNA

Mulut dan kuku hewan ternak

FMDV (Foot and Mouth Disease Virus)

DNA

Tetelo/ parrot fever/ sampar

NCD (new Castle Disease)

DNA

Tumor/ infeksi paru-paru

Adenovirus

DNA

Tumbuhan

Degenerasi floem batang jeruk

CVPD (Citurus Vein Phloem Degeneration)

 

Kerdil pada padi

Virus tungro

 

Mozaik tembakau

TMV (Tobacco Mozaic Virus)

 

Mozaik kentang

Potato Mozaik Virus

 

Tumbuhan beet

BYV (Beet Yellow Virus)

 

GLOSARIUM

  1. Parasit obligat adalah hanya mampu hidup sebagai parasit pada organisme lain
  2. Non virulen adalah tidak tahan terhadap serangan virus
  3. Virulen adalah ketahanan diri terhadap serangan virus

CATATAN

Penyakit yang disebabkan oleh virus

InCar Bola Poli KaRung TraSa Demam He He…… Influensa Cacar Ebola Polio Kanker Flu burung Trachoom SARS Demam berdarah/ Bemam Kuning/ DBD Hepatitis Herpes

 

Add comment


Go to top