Keluarga

Keluarga

15 Cara Hentikan Tangis Bayi

Tidak selamanya bayi berlaku manis. Kadang dia rewel, menangis tanpa jelas penyebabnya dan membuat ibu habis akal. Banyak cara menghentikan tangis bayi. Jangan cepat menyerah, Bu! Silahkan pilih tips ini untuk dicoba.
Cek popok. Meski baru saja Anda ganti popoknya, tidak ada salahnya Anda periksa kembali, apalagi bila bayi menggunakan popok kain. Karena itu, untuk memberikan rasa nyaman padanya saat tidur, ada baiknya Anda pakaikan  pospak alias popok sekali pakai.  
Masih lapar? Jangan-jangan dia belum kenyang. Cobalah susui, meski baru satu jam yang lalu Anda menyusuinya. Sesekali, cobalah menyusuinya dengan cara melepas bajunya atau hanya memakai pospak. Lalu, letakkan bayi dalam posisi meringkuk –seperti dalam rahim– dengan perutnya menempel pada perut Anda. Kekuatan sentuhan, hembusan napas dan detak jantung Anda akan membuat bayi merasa aman dan nyaman. 
Periksa tubuh. Gatal digigit nyamuk atau tidak nyaman dengan bajunya bisa membuat bayi rewel. Coba periksa sekujur tubuhnya. Jika ada bentol bekas digigit nyamuk, oleskan minyak kayu putih, minyak telon, atau bedak/lotion yang mengandung kalamin atau mentol. Jika perlu, ganti bajunya dengan baju yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat dan ukurannya pas. 
Perhatikan suhu kamar. Coba periksa suhu kamarnya. Jangan-jangan ia kepanasan atau justru kedinginan. Bila menggunakan air conditioner (AC), suhu yang pas adalah  25-26 ºC. Pastikan kamar bayi tidak terlalu banyak perabotan dan sirkulasi udaranya baik.
Gendong. Menurut penelitian, gerakan saat bayi digendong memberikan efek buaian yang menenangkan. Di dalam gendongan, posisi bayi sangat rapat dengan dada Anda sehingga ia dapat mendengar detak jantung bunda yang sudah akrab dikenalnya selama dalam kandungan. Selain itu, dari dalam gendongan, ia menjadi lebih mudah melakukan kontak mata dengan Anda. Sebagai variasi, gendong si kecil dalam posisi berdiri, seperti hendak menyendawakannya. Letakkan si kecil di bahu Anda dan biarkan kepalanya menyusup di leher Anda. Bisikkan kata-kata lembut menghibur agar dia cepat tenang. Usap perlahan punggungnya karena sentuhan seperti ini akan mengurangi rasa cemas dan  memberikan perasaan nyaman pada bayi. 
Senandung bunda. Jangan pernah merasa malu dengan kualitas suara Anda. Percayalah, lagu apa pun yang Anda senandungkan, adalah suara emas yang membuatnya tenang dan aman. Nyanyikan lagu berirama lembut, seperti Nina Bobo atau Kasih Ibu.
Lagu untukmu, sayang. Lagu-lagu berirama lembut atau suara alam, seperti air mengalir atau angin mendesau, menciptakan atmosfer tenang. Putar CD lagu-lagu lullaby untuk menenangkan bayi rewel atau untuk membantu membuatnya tidur.  
Dansa yuk! Putar musik berirama lembut, klasik atau gembira, lalu berdansalah bersama si kecil dalam pelukan Anda. Kegiatan ini menenangkan serta memberi rasa aman dan kehangatan pada bayi. Karena saat kita berdansa, sensor-sensor vestibular yang terletak di belakang telinga kita akan mengatur keseimbangan naik-turun, maju-mundur dan gerak ke samping kiri-kanan. Keseimbangan yang teratur ini akan membuat Anda dan si kecil tenang dan nyaman.
Bercerita. Mungkin bayi belum mengerti apa yang Anda ceritakan, baik dari buku atau karangan sediri. Namun, ia sangat menikmati suara dan intonasi Anda tatkala membacakan cerita. Dia pun merasa nyaman, bahkan tertidur. 
Pijat asyik. Mulai dari kaki, lanjutkan ke daerah tangan kemudian dada dan perut. Lakukan dengan gerakan seperti mengusap, ringan dan lembut. Gunakan baby oil. Pijat bayi bisa mengurangi kecemasan karena terjadi penurunan hormon adrenalin (hormon penyebab stres) dan melancarkan aliran darah.
Bunda lucu! Buatlah mimik lucu atau gelitik perlahan telapak kakinya. Awalnya, bayi mungkin terkejut. Namun, cara ini justru membuat bayi tenang, bahkan tertawa.  Dengan tertawa, tubuh bayi melepas hormon endorfin yang membuatnya relaks.
Kamar nyaman. Jauhkan dia dari lingkungan yang terlalu menstimulasi dirinya, seperti suara kendaraan lalu lalang. Jika mungkin, pilih kamar tidur yang tidak berdampingan langsung dengan jalan yang ramai atau ruang lain yang bising. 
Segarnya mandi. Teteskan minyak lavender pada bak mandinya. Mandi dengan aroma lavender memberi efek menenangkan dan menyejukkan.
Go on stroller! Letakkan bayi di dalam stroller, lalu ajak ia berjalan-jalan di dalam atau di sekitar rumah. Goyangan stroller akan membuat bayi seperti diayun-ayun dan membuatnya tenang.
Gerakan berulang atau ritmis seperti naik mobil, dapat menenangkan bayi. Ajak ia keliling kompleks perumahan sekitar setengah jam saja, namun jangan lupa meletakkannya di car seat. 
Jika 15 cara ini tak berhasil menenangkan bayi, letakkan bayi di dalam boksnya, lalu tinggalkan kamar. Sebelumnya, pastikan di dalam boksnya tidak ada benda-benda yang berisiko menimpa bayi dan menutupi jalan napasnya, seperti bantal besar, selimut atau mainan. Tarik napas dalam dan lakukan aktivitas yang bisa menghibur diri Anda, seperti mendengarkan musik. Namun, jangan biarkan bayi menangis sendiri lebih dari 15 menit. Menurut Dr. Penelope Leach, penulis buku Your Baby And Child: From Birth To Age Five, bayi yang stres dan dibiarkan menangis lama, berisiko mengalami masalah psikologis di kemudian hari, misalnya bisa mengalami kesulitan belajar.

www.ayahbunda.co.id

 

Rekomendasi Artikel: