Pendidikan

Inovasi


“Inovasi membedakan antara pemimpin dan pengekor (Steve Jobs)”

Penjelasan: Mereka yang berusia kepala 4 alias 40-an pasti tahu telegram. Jaman dahulu, telegram merupakan sarana komunikasi “canggih” karena bisa sangat cepat menyampaikan pesan. Berita yang dikirim lewat telegram biasanya berita yang sangat penting untuk segera diketahui, misalnya berita kematian.

Selain telegram, Anda mungkin masih ingat pager. Alat komunikasi yang juga disebut radio panggil ini merupakan simbol status pada zamannya. Kalau Anda orang penting yang harus segera menerima kabar penting pasa kesempatan pertama, Anda wajib punya pager. Sekarang, masih adakah yang menggunakan telegram dan pager untuk mengirim berita penting? Saya sendiri sudah tidak pernah melihat dan menggunakannya lagi.

Apakah ada penggantinya? Tentu ada. Dan bukan hanya ada, penggantinya jauh lebih canggih, lebih mudah dioperasikan, lebih cepat dan lebih murah. Seperti Anda tahu, sekarang orang lebih suka mengunakan telepon seluler dan SMS untuk bertukar pesan secara cepat, mudah dan murah.

Semua itu terjadi berkat Inovasi. Para inovatorlah yang menjadikan dunia berubah begitu cepat. Bila Anda tak mengimbangi kecepatannya pasti Anda tertinggal dan dilindas zaman.

Dalam sejarah peradaban manusia para inovator menjadi “tokoh” atau seseorang di eranya. Dan, dalam kehidupan yang semakin dinamis saat ini, sudah menjadi kewajiban kita untuk terus berupaya berinovasi agar muncul sebagai “seseorang” sehingga tidak tenggelam ditelan zaman.

Inovasi tidak harus secanggih Steve Jobs. Inovasi bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana. Dalam dunia kuliner, sahabat saya, Kusnadi membuka restoran dengan menu Ice Cream Goreng. Ranggaumara menghadirkan menu lele, Iwan Agustian menawarkan franchise Semerbak Coffe –kopi seenak tapi tidak semahal Starbucks Coffee. Inovasi menjadikan anak-anak muda ini jutawan dan milyarder.

Dalam dunia training, perusahaan training yang saya miliki (Kubik) berinovasi dengan memadukan training dan entertain. Produknya disebut “Entertrainment”. Alhamdulillah, selain diminati publik dan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, produk ini juga diminati di Malaysia. Awal Oktober ini tim “Entertrainment” akan tampil perdana di negeri jiran tersebut.

Sekarang marilah berhenti sejenak dan mulailah bertanya, “Hal-hal terbaru apa yang akan saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari?”

Saya yakin Allah, Tuhan Yang Maha Tahu, tidak main-main dengan menjanjikan pahala yang terus mengalir sampai hari kiamat kepada yang memberi contoh kebaikan. Dan contoh-contoh kebaikan itu sebagian besar pastilah lahir dari para inovator.