Biologi

Biologi

PHYLUM MOLLUSCA


PHYLUM MOLLUSCA

Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net

.

CIRI

  1. Triploblastik selomata, rongga tubuh sempurna
  2. Tubuh tidak bersegmen
  3. Simteri bilateral
  4. Pencernaan sempurna (mulut terdapat lidah bergeligi/ radula)
  5. Peredaran darah terbuka kecuali Cephalopoda.
  6. Saraf berupa tiga pasang ganglion
  7. Alat dalam diselubungi mantel untuk pembungkus dan sekresi zat cangkang
  8. Mempunyai kelenjar lendir untuk zat cangkok
  9. Habitat kosmopolit*

KLASIFIKASI

Klasifikasi didasarkan pada kaki, cangkok, mantel, insang dan simetri tubuh yaitu

AMPHINEURA(POLYPLACOPDA)

CIRI

  1. mempunyai kaki pipih dan dilengkapi dengan radula
  2. cangkok dari zat kapur berjumlah delapan keping
  3. alat pernafasan berupa insang
  4. habitat di laut dangfkal
  5. larva disebut trakofor

contoh Chitton sp, Caetopleura apiculata

GASTROPODA

CIRI

  1. alat gerak berupa otot perut
  2. mempunyai cangkok kecuali Vaginula (siput telanjang)
  3. peredaran darah terbuka (darah mengandung hemosianin sehingga berwarna biru)
  4. bernafas dengan paru-paru (darat) dan insang (laut)
  5. reproduksi hermaprodit

contoh Achatina fulica/ bekicot, Helyx ponata/ siput air tawar

SCAPOPODA

CIRI

  1. cangkok dari zat kapur berbentuk gading, terompet, taring atau tanduk
  2. bernafas dengan insang
  3. habitat di air laut dan pantai berlumpur
  4. mempunyai kaki sebagai alat penggali
  5. ujung cangkok berlubang dan bermantel

contoh Dentalium sp

BIVALVIA/ PELECYPODA/ LAMMELIBRANCHIATA

Arti Bivalvia (cangkok sepasang), Pelecypoda (mempunyai kaki pipih), Lammelibranchiata (insang berlapis-lapis).

CIRI

  1. alat gerak berupa kaki pipih
  2. bernafas dengan insang
  3. peredaran darah terbuka
  4. system saraf ganglion
  5. mempunyai alat keseimbanagn (statokis)
  6. reproduksi dengan cara seksual yang menghasilkan larva glosidium
  7. cangkok terdiri dari

- periostracum (lapisan luar)tersusun dari zat kitin/ tanduk berfungsi untuk proteksi

- Prismatik (lapisan tengah) tersusun dari CaCO3 berbentuk prisma

- Nakreas (lapisan dalam) tersusun dari CaCO3 halus berfungsi penghasil mutiara

Contoh Melengrina margaritivera/ kerang mutiara, Mytilus viridis/ kerang hijau

CEPHALOPODA

CIRI

  1. Tidak bercangkakng kecuali Nautilus
  2. Kulit mengandung zat kromatofora sehingga dapat berubah warna, kepala mempunyai cerobong penyemprot untuk alat kemudi ke depan.
  3. Bergerak menggunakan lengan dan semburan dari rongga mantel.
  4. Pencernaan sempurna
  5. Peredaran darah ganda tertutup, darah warna biru mengandung Cu
  6. Ekskresi menggunakan nefridia
  7. Habitat di air laut
  8. Reproduksi seksual (alat kelamin terpisah)

Contoh Nautilus pompilium, Loligo sp (gurita), Argonauta sp (cumi-cumi)

Tabel perbedaan kelads pada Mollusca

Pembeda

Pelecypoda/Bivalvia/Lamellibranchiata

Cephalopoda

Gastropoda

Alat gerak

Kaki pipih

Kaki di kepala

Kaki perut

Cangkok

1 psg (Periostrakum, prismatic dan nakreas=penghasil mutiara)

Tidak ada kecuali Nautilus

Ada kecuali Vaginula

Bagian tubuh

Tidak berkepala

Kepala, leher, badan

Kpl, leher, badan

Pernafasan

Insang

Insang

Insang (air) dan pulmonum (darat)

ARTHROPODA

CIRI

  1. Triploblastik selomata
  2. Tubuh simetri bilateral
  3. Tubuh beruas
  4. Mempunyai eksoskeleton
  5. Sistem peredaran darah terbuka
  6. Sistem ekskresi dengan pembuluh malphigi/ kelenjar hijau
  7. Sistem saraf tangga tali

KLASIFIKASI

Klasifikasi di dasarkan pada pembagian tubuh dan jumlah kaki

Pembeda

Crustacea

Insecta/ hexapoda

Arachnida

Myriapoda

Chilopoda

Diplopoda

Bagian tubuh

Cephalotorax, abdomen

Kepala, dada, abdomen

Cephalotorax, abdomen

Kepala, badan

kepala, dada, abdomen

Antenna

2 pasang

1 pasang

Tidak ada

1 psg panjang

1 psg pendek

Sayap

Tidak ada

1 atau 2 psg

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Kaki

Sepasang pada tiap ruas (5 pasang pada dada)

3 psg di setiap segmen dada

3 psg pada cephalotorax

1 psg setiap ruas

2 atau 1 psg setiap ruas

Respirasi

Insang dan permukaann tubuh

Trakea

Paru-paru buku

Trakea

Trakea

Bagian mulut

1 psg mandibula, maksila, 2psg maksilipet

1psg mandibula, 1psg maksila, 2 labium

1 psg kalisera, 1psg pedipalpus

1 psg mandibula, 2 psg maksila

1 psg mandibula, 2 psg maksila

Ekskresi

Kel. Hijau

malpighi

malpighi

malpighi

malpighi

CRUSTACEA

CIRI

  1. eksoskeleton tersusun dari zat kitin/ zat tanduk
  2. habitat menempel pada dasar perairan
  3. peredaran darah terbuka
  4. pencernaan sempurna
  5. mata berkembang baik
  6. reproduksi secara kawin
  7. mengalami ekdisis ( pergantian kulit)

contoh Panaeus sp (udang windu), Macrobranchium sp (udang galah)

ARACHNIDA

CIRI

  1. mempunyai dua pasang alat mulut yaitu kalisera dan pedipalpus
  2. memiliki 4 pasang kaki pada sefalothorax
  3. peredaran darah terbuka
  4. pernafasan menggunakan paru-paru buku, trakea dan insang buku
  5. alat ekskresi menggunakan pembuluh malphigi dan kelenjar coxal
  6. sistem saraf mempunyai ganglion otak dan simpul saraf
  7. tidak mempunyai antena dan memiliki delapan mata
  8. habitat di darat dan beberapa parasit

ORDO

SCORPIONIDA (kala)

CIRI

  1. abdomen panjang dan bersegmen (segemen terakhir berubah menjadi alat sengat)
  2. kalisera kecil, pedipalpus besar

contoh. Kalajengking (Thellyphonus sp), ketonggeng (Bhutus affer)

ARACHNIDEA (laba-laba)

CIRI

-. abdomen tidak bersegmen (bagian abdomen belakang/ spinneret mampu mensekresikan beang-benang untuk membuat jaring-jaring)

Contoh Heteropoda vanatora (laba-laba pemburu), Gastera sp (laba-laba duri).

ACARINA (caplak)

CIRI

  1. abdomen bersatu dengan sefalotorak
  2. tidak bersegmen dan berukuran kecil
  3. bernafas dengan seluruh permmukaan tubuh
  4. hidup parasit

contoh. Sarcoptes scebeii (caplak penyakit kudis), Democator andresoni (caplak penghisap darah)

MIRIAPODA

CIRI

  1. Tubuh terdiri dari kepala dan ruas-ruas yang tidak bisa dibedakan menjadi bagian toraks dan abdomen
  2. setiap segmen mempunyai kaki beruas
  3. segmen terakhir kakiny aberubah menjadi pedes miliaris (kaki cakar beracun untuk membunuh mangsa)
  4. mempunyai mata tunggal dan sepasang antena
  5. bernafas dengan trakea
  6. ekskresi dengan pembuluh malphigi
  7. habitat di darat

Subkelas

CHILOPODA (CENTIPEDE)

CIRI

  1. tubuh pipih memanjang/ dorsoventral
  2. mempunyai 1 pasang kaki pada setiap segmen tubuh (kecuali 1 segmen belakang kepala dan 2 segmen terakhir)
  3. segmen terakhir mempunyai maksiliped (cakar beracun)
  4. mempunyai sepasang antena

contoh Scolopendra gipas ( kelabang)

DIPLOPODA (MILLIOPODE)

CIRI

  1. tubuh silindris terdiri atas kepala dan badan
  2. mempunyai 2 pasang kaki dan kelenjar bau pada setiap segm,en tubuh
  3. Pada segmen di belakang kepala terdapat pedes milliaris
  4. segmen ke-7 bermodifikasi menjadi alat kawin

contoh Millipedes sp (keluwing)

INSECTA

CIRI

  1. tubuh terbagi menjadi kepala, dada dan perut
  2. dada mempunyai 3 segmen, perut 11 segmen (segmen terakhir menjadi alat kelamin)
  3. kepala terdapat antena, mulut, mata faset dan mata oselus
  4. kaki 3 pasang di bagian dada
  5. alat pernafasan dengan trakea dengan spirakel (lubang trakea)

contoh Lepisma sp (kutu buku)

GLOSARIUM

  1. Kalisera adalah alat mulut berbentuk gunting atau catut untuk merobek mangsa.
  2. Labium adalahbibir belakang
  3. Maksila adalah rahang depan
  4. Mandibula adalah rahang belakang
  5. Pedipalpus adalah alat mulut berbentuk seperti kaki dan ujungnya dilengkapi cakar untuk memegang mangsa.

PERANAN Sumber protein : Crustacea

Penyerbukan : kupu-kupu

Industri : ulat sutra

Obat : lebah madu

KERUGIAN Perusak tanaman budidaya : wereng, kewangwung, belalang

Vector malaria : Anopheles

Vector kaki gajah/elephantiasis : Culex fatigans

Penyebab triponosomiasis : Glossina sp

Vector pes : Xenopsilla cheopsis

PHYLUM ECHINODERMATA

CIRI

  1. Triploblastik selomata
  2. Tubuh simetri bilateral (larva simetri radial (dewasa)
  3. Mempunyai rangka dalam dari zat kapur
  4. Pencernaan sempurna (kecuali Ophiuroidea tidak beranus)
  5. Pernafasan menggunakan papula, insang, kaki tabung dan tentakel
  6. Larva disebut bipinnaria
  7. Alat gerak berupa kaki amburakral
  8. Reproduksi seksual, alat kelamin terpisah
  9. Semua spesiesnya hidup di laut

Sistem amburakral terdiri dari

  1. Madreporit berfungsi sebagai pintu masuk dan keluarnya air
  2. Saluran batu berfungsi menghubungkan madreporit dan saluran cincin
  3. Saluran cincin berfungsi menghubungkan dan membagi air ke saluran radial yang berada dalam setiap lengan
  4. Saluran radial berfungsi menghubungkan saluran cincin dengan saluran radial
  5. Saluran lateral berfungsi menghubungkan saluran radial dengan kaki tabung
  6. Kaki tabung berfungsi menghubungkan saluran lateral dengan ampula
  7. Ampula merupakan gelembung otot yang akan berisi air dan mampu bergerak
  8. Tiedemen body berfungsi sebagai alat keseimbangan

KLASIFIKASI

Klasifikasi berdasar kondisi lengan,posisi oral dan aboral dan habitat

ASTEROIDEA

CIRI

  1. Lengan berjumlah 5
  2. Bagian bawah tubuh (oral) terdapat mulut, bagian aboral (atas) terdapat anus, alat kelamin dan madreporit, osikulus, duri pendek dan tumpul, pediselaria.
  3. Ekskresi menggunakan sel amoebosit
  4. Respirasi dengan insang kulit
  5. Habitat di dasar perairan laut

Contoh Asterias sp (bintang laut), Lincia sp (bintang laut biru)

ECHINOIDEA

CIRI

  1. Tubuh bentuk bundar, tidak mempunyai lengan, mempunyai duri yang dapat digerakkan
  2. Mempunyai pediselaria
  3. Mulut di bagian oral
  4. Anus dan alat kelamin di bagian aboral
  5. Habitat di sela-sela bebatuan dasar laut

Contoh Echinos sp (bulu babi)

OPHIUROIDEA

CIRI

  1. Bentuk tubuh seperti bola cakram lengan berjumlah 5 atau kelipatannya, beruas-ruas, regenerasi tinggi
  2. Mempunyai mulut tidak mempunyai anus (makanan yang tidak tercerna keluar melaui mulut)
  3. Habitat di dasar perairan

Contoh Ophiocplopus sp, Ophiotrix sp

CRINOIDEA

CIRI

  1. Lengan panjang berjumlah 5 atau kelipatannya seperti daun (pinullae)
  2. Bagian aboral terdapat stalk/ cirri
  3. Mulut terdapat pada bagian oral (mulut dikelilingi cirri)
  4. Tidak mempunyai madreporit
  5. Habitat di laut dalam

Contoh Antendon sp, Holopus sp (lilia laut)

HOLOTUROIDEA

CIRI

  1. Tubuh memanjang
  2. Kulit dilapisi kutikula, berduri halus
  3. Tidak mempunyai lengan
  4. Mempunyai tentakel 10-30 di sekitar mulut
  5. Alat reproduksi terpisah
  6. Habitat di dasar laut atau terkubur di pasir

Contoh Holothuria sp (teripang laut)

Tabel perbedaan kelas pada Echinodermata

Pembeda

Asteroidea

Echinoidea

Ophiuroidea

Crinoidea

Holoturoidea

Juml lengan

5/ kelipatannya

-

5 panjang/ kelipatannya

5/ kelipatannya (mirip daun=pinnula)

-

Anus

+

+

-

+

+

Regenerasi

+

-

-

-

+

Pedikelaria

+

-

-

-

-

Pediakelaria adalah gigi catut untuk melindungi papula dan membersihkan kotoran yang menempel pada permukaan tubuh

CATATAN

Secara evolusi Echinodermata mempunyai hubungan lebih dekat dengan Chordata karenamempunyai kesamaan dalam hal mesodermal endoskeleton, blastofor mempunyai anus, mulut terbentuk dari ektoderm dan mesoderm membentuk kantong.

Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net