Biologi

PHYLUM ANNELIDA

PHYLUM ANNELIDA

Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net

CIRI

  1. Triploblastik selomata (berongga)
  2. Tubuh simetri bilateral
  3. kulit mempunyai seta*
  4. Bersegmen seperti gelang disebut somit
  5. Ekskresi melalui nefridia
  6. Sistem saraf tangga tali dengan ganglion otak
  7. Metameri*
  8. Pencernaan sempurna (mulut punya gigi kitin – anus)
  9. Reproduksi hermaprodit
  10. Sistem peredaran darah tertutup
  11. Peranan ▫ kesuburan tanah (Lumbricus terrestis)

▫ dapat dimakan (cacing wawo dan palolo)

▫ penghasil zat antikoagulan (Hirudinea)

KLASIFIKASI

Annelida diklasifikasikan berdasar ada/ tidaknya dan banyak / sedikitnya seta yaitu

  1. Polychaeta

- Banyak seta dan kaki pada segmen tubuhnya.

- Setiap segmen memiliki parapodia*

- Setiap parapodia memiliki seta

- Larva disebut trakofor

- Kulit dilapisi kutikula kepala dilengkapi mata, tentakel dan mulut berahang

- Alat kelamin terpisah

- Contoh Eunice viridis/ cacing wawo, Lysidice sp/ cacing palolo keduanya sebagai bahan makanan.

  1. Olygochaeta

- Sediit seta dan tidak mempunyai parapodia

- Kepala kecil tidak mempunyai mata dan tentakel

- hermaprodit

- Contoh Tubifex sp/ cacing air, Lumbriscus terrestris/ cacing tanah, Pheretima sp/ cacing tanah Asia.

  1. Hirudinea

- Tidak mempunyai seta dan parapodia

- Mulut dilengkapi dengan alat isap

- Tubuh pipih

- Hermaprodit

- Mengeluarkan zat antikoagulan/ zat hirudin untuk pengobatan

- Contoh Hirudo medicinalis/ lintah, Hemodispa relianice/ pacet, Hirudinaria javanica/ lintah kuning

GLOSARIUM

  1. Metameri adalah antara ruas satu dengan yang lainnya sama, baik bentuk luar maupun organ dalamnya miasalnya pembuluh darah, alat ekskresi dan system saraf.
  2. Parapodia adalah kaki pada somit
  3. Seta adalah duri-duri halus atau rambut pada permukaan tubuh
Go to top