Ekonomi

Melirik Bisnis Kedai Kopi


Mengonsumsi kopi atau biasa disebut dengan istilah “ngopi” saat ini bukan hanya sebagai pemenuhan kebutuhan semata tapi telah menjadi gaya hidup tersendiri. Tradisi minum kopi yang telah berusia lebih dari ratusan tahun dan diadopsi dari negara maju ini pada akhirnya melahirkan peluang usaha yang dinilai cukup potensial untuk dikembangkan, yakni kedai kopi.

Bila dipantau secara seksama, keberadaan kedai kopi di tanah air semakin bertambah setiap tahunnya, mulai dari yang berskala besar hingga kecil. Dengan sistem waralaba, bisnis ini semakin prospektif untuk dikelola. Pangsa pasarnyapun begitu menjanjikan sebab segmennya tak hanya didominasi oleh kalangan tertentu saja namun hampir semua lapisan masyarakat; tua-muda, pria-wanita, pelajar-eksekutif muda, pegawai kantoran-pemilik bisnis dan lain sebagainya.

Bagi sebagian besar orang, kedai kopi merupakan lokasi strategis untuk melakukan sejumlah kegiatan positif, mulai dari pertemuan antar sesama teman sebaya hingga pertemuan bisnis ataupun gathering profesional lainnya. Ditunjang dengan menu nan inovatif serta fasilitas mumpuni seperti hot spots internet, sofa yang cozy, live music dan TV kabel, kedai kopi bisa dipastikan tak sepi oleh pengunjung.

Kekayaan alam Indonesia juga sangat mendukung peluang bisnis ini. Sebagai produsen kopi, Indonesia menempati posisi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan Vietnam sebagaimana disampaikan oleh Pranata Soenarto selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Bidang Spesialis dan Industri Kopi pada ajang “Bedah Kopi bersama Excelso” beberapa waktu lalu.

Melihat realita tersebut, selayaknya pemilik bisnis dan atau calon pelaku bisnis yang tertarik meramaikan bisnis kedai kopi dapat memanfaatkan kekayaan alam tanah air dengan cara sekreatif mungkin agar mampu bertahan di dunia persaingan yang begitu ketat. Untuk potensi di masa depan, kedai kopi disinyalir akan terus booming mewarnai jagat industri kuliner sebab dengan sistem markup hingga seribu persen bisnis ini dapat meraup laba besar.

Bagi yang tertarik melakoni bisnis ini dan berminat menggeser kepopuleran kedai kopi asing yang telah mendunia, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti yang dilansir dari laman HowToDoThings.

# Mencari lokasi strategis. Kesuksesan bisnis berbasis customer bergantung pada lokasi karena itu carilah lokasi yang ramai dikunjungi orang dan direferensikan untuk memilih lokasi yang dekat dengan area bisnis atau pemukiman. Penting untuk diingat, lokasi dalam bisnis ini adalah kunci untuk menarik pelanggan dan visibilitas bisnis serta berkaitan erat dengan target penjualan.

Bila ingin memanjakan konsumen, carilah lokasi di pinggir jalan yang dekat dengan trotoar sehingga konsumen bisa dengan mudah menjangkau kedai kopi Anda jika secara tak sengaja sedang melintas di jalan tersebut atau ketika ingin melepas lelah setelah berjalan-jalan dengan hewan peliharaannya. Perhatikan juga akses umum lainnya misalkan lahan parkir, toilet yang memadai.

# Belajar menjadi barista. Untuk mengelola kedai bisnis, ada baiknya Anda belajar menjadi barista untuk memahami cara membuat latte, macchiato, espresso, cappuccino hingga piawai meracik minuman dengan resep sendiri. Anda bisa mengasah skill ini dengan mengambil kursus bersertifikat yang ada di kota Anda.

# Membuat perencanaan bisnis yang mendetail. Ketika Anda telah mengenal seluk beluk meracik minuman kopi dan memiliki ide untuk mengembangkannya sebagai peluang usaha, tuangkan ide Anda dalam sebuah perencanaan bisnis. Jabarkan perencanaan bisnis Anda itu secara mendetail termasuk mengenai penamaan kedai, prediksi penjualan, strategi promosi, pangsa pasar, pembiayaan dan sebagainya. Jika berminat meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan lainnya untuk membiayai bisnis Anda maka siapkan data-data atau dokumen yang berkaitan dengan pengajuan kredit usaha tersebut.

# Melegalisasikan bisnis. Legalisasikan bisnis Anda dengan cara mendaftarkannya sebagai badan usaha yang memiliki kekuatan hukum. Karena berkaitan dengan kuliner, ada baiknya Anda melakukan uji kelayakan produk untuk memeroleh sertifikat resmi dari lembaga terkait seperti BPOM misalnya.

# Membeli perlengkapan. Setelah memeroleh modal dan menemukan lokasi yang strategis, Anda bisa mulai membangun kedai kopi. Rancang desain interior sesuai dengan konsep kedai kopi Anda. Bila memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa memakai jasa konsultan untuk turut membantu merancang kedai kopi sesuai impian. Jangan lupa untuk melengkapi perlengkapan dasar seperti cangkir, tisu dan dispenser disamping furnitur kedai.

# Membuat menu. Ketika proses pembangunan kedai kopi sedang berlangsung, sebaiknya Anda telah memiliki menu yang akan disuguhkan kepada konsumen. Selain produk utama yakni aneka macam jenis kopi, Anda bisa menawarkan produk pendukung misalkan beragam makanan ringan seperti pastry, sandwich, cake, biskuit dan lainnya. Bila tak berencana untuk meracik sendiri produk-produk pendukung itu, Anda bisa memerolehnya dari distributor yang memang kompeten di bidangnya sehingga Anda bisa fokus dalam menyajikan kopi.

# Merekrut pegawai. Kesuksesan bisnis kedai kopi Anda juga bergantung pada dukungan dari pihak lain. Anda tak mungkin bisa mengelolanya sendiri. Untuk itu, pekerjakan pegawai yang mempunyai visi dan misi selaras dengan Anda dan bisa membantu memajukan bisnis kedai kopi Anda.

Dalam mengelola kedai kopi, kepuasan pelanggan juga turut menunjang kesuksesan. Karena itu, ciptakan produk berkualitas dengan harga reasonable dan layani pelanggan sebaik mungkin.